News Update :

Gejolak Mesir, Demonstran Bentrok Berusaha Menggulingkan Presiden Mursi

Sunday, November 25, 2012

demonstran anti mursi masuk kantor fjp Gejolak Mesir, Demonstran Bentrok Berusaha Menggulingkan Presiden Mursi
Pengunjuk rasa Mesir terlibat bentrok dengan para pendukung presiden Mursi pada hari kedua setelah pengumuman para demonstran anti presiden Mursi akan menduduki Lapangan Tahrir, selama seminggu.

Pemicu demonstrasi adalah keputusan Presiden Mesir, Mohammed Mursi dalam konstitusinya untuk menjadikan Presiden mempunyai wewenang baru dalam kekuatan untuk membuat peraturan dan membantunya dalam memerangi korupsi di Mesir.

Presiden Mursi tetap bersikeras bahwa terdapat banyak koruptor yang mencoba untuk menggerogoti bangsa Mesir, “Saya tidak suka dengan beberapa langkah-langkah yang kontroversial ini, tetapi saya melihat pada rakyat Mesir, bangsa dan revolusi Mesir berada dalam bahaya ketika rezim lama masih berkuasa.” ucapnya pada hari Jum’at (23/11).

Seperti kita ketahui semua bahwa Mesir melalui Presiden Mursi telah menjadi penengah dalam gencatan senjata antara Hamas dan Israel, pada hari Kamis Presiden Mursi membuat keputusan bahwa keputusan Presiden mempunyai kekuatan hukum dan tidak bisa diganggu gugat. Hal ini dicantumkan dalam konstitusi Mesir yang baru.

Kubu liberal dan sekuler langsung berjalan keluar dari persidangan dan memprotes atas penerapan praktek hukum Islam yang ketat.

Dalam keputusan yang diumumkan Presiden Mursi tersebut itulah menyebabkan bentrokan dibeberapa kota antara penentang dan para pendukung Presiden Mesir.

Para demonstran anti Presiden Mursi mencoba untuk melakukan kudeta dengan menghadirkan ribuan orang yang berunjuk rasa di jantung revolusi tahun 2011, Lapangan Tahrir, Kairo.
Mereka menuduh Presiden Mursi dan berteriak-teriak untuk melancarkan kudeta terhadap Presiden Mesir yang sah untuk pertama kalinya dalam pemilu Mesir yang juga tidak lagi dimonopoli oleh kekuatan diktator.

Para pengunjuk rasa anti Presiden Mursi menuntut untuk menjatuhkan Presiden Mursi dan melarang Ikhwanul Muslimin berada di Mesir.

Dibeberapa tempat seperti Alexandria, Port Said, Suez. Para demonstran anti Presiden Mursi berubah menjadi demonstran yang brutal dan menyerabg beberapa kantor Partai FJP (Partai Kebebasan dan Keadilan), partai Presiden Mursi. Pada Hari Jumat juga kantor partai Kebebasan dan Keadilan dibakar pengunjuk rasa di daerah Alexandria.

Ribuan pendukung Mursi pun berada di Istana negara, Kairo pada hari Jumat untuk mengekspresikan dukungan mereka kepada Presiden Mursi.

Saat itu, Presiden Mursi berpidato dalam ribuan para demonstran pro Presiden Mursi, mengatakan “Saya ingin mendukung apa yang diinginkan rakyat, dan tetap mencoba untuk mencoba menetralkan stabilias dan keamanan serta keselamatan setiap rakyat Mesir dan berusaha untuk menyelamatkan bangas ini,” ucapnya.

Para demonstran merupakan anggota dari beberapa partai dan calon presiden yang gagal dari kalangan sekuler dan liberal. Mereka tidak menerima beberapa keputusan Presiden Mursi dari beberapa point mengenai kekuatan dalam hak prerogatifnya sebagai presiden yang sah. Sebagaimana setiap presiden sebuah negara-negara di dunia yang lainnnya.

“Demi Allah, saya tidak pernah untuk mencoba mengambil alih semua kekuasaan, tetapi kita semua merasakan dan melihat bahwa bangsa ini dalam bahaya, saya akan gunakan hak prerogatif atas amanah kekuasaan yang telah dimandatkan kepada saya,” ucapnya.

Dalam hak prerogatif tersebut sebagai presiden, Mohammed Mursi telah melakukan pemecatan terhadap beberapa jenderal dan jaksa yang terlibat korupsi dan penyalahgunaan wewenang, mereka adalah para pejabat lama di era Hosni Mubarak. Presiden Mursi telah menyapu bersih semua kroni-kroni orde mantan Presiden Hosni Mubarak yang sudah diketahui diktator.

Presiden Mursi sudah mencoba untuk memberikan ruang pada dua pro syariat dan kontra, tetapi ternyata ia masih saja diguncang disatu-sisinya. Lalu, dimanakah para demonstran pendukung Syari’at Islam itu saat ini ketika demonstran liberal dan sekuler anti Presiden Mursi mencoba untuk mengkudeta Presiden Mursi atas keputusan hak prerogatif yang menyatakan konstitusi sesuai syari’at Islam dan Mesir bersih dari koruptor yang dilakukan oleh kroni-kroni Orde Hosni Mubarak?

Foto: Demonstran Anti Presiden Mursi mencoba masuk kantor FJP sebelum akhirnya membakar kantor tersebut. [Suaranews]
Anda sedang membaca artikel tentang Gejolak Mesir, Demonstran Bentrok Berusaha Menggulingkan Presiden Mursi, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Gejolak Mesir, Demonstran Bentrok Berusaha Menggulingkan Presiden Mursi sumbernya.

Artikel Terkait Dunia Islam

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Suara Keadilan 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.